Jumat, 31 Mei 2019

Estetika Jomblo

Penulis: Muhamad Nur Khozin, S. Pd
Guru Sejarah SMP PLUS NU O2 Al khikmah

Menikmati manisnya secangkir kopi, rutinitas yang aku lakukan dikala berdiskusi dengan para penikmat minuman ini. Bukan hanya sekedar nongkrong, melainkan setelahnya akan ada resolusi-resolusi baru yang lahir.
Pagi ini, waktu yang begitu indah untuk dinikmati. Sebenarnya pagiku ini adalah waktu produktif untuk berkreasi. Aku terlanjur cinta dengan suasana pagi dengan semangat baru dalam perubahan.

“Jangan pernah berani mengusik pagi indahku”
(satu kalimat pembenci bermain cinta).

Memang, rutinitas seperti ini sudah lama aku tekuni. Dua tahun terakhir sejak aku terkena musibah hati.

“Aku katakan untuk revolusi hati dan kudeklarasikan untuk sendiri”

Jomblo adalah sebuah pembenar tersendiri, untuk memberikan stempel secara hukum bagi orang yang tidak mempunyai kekasih. Namun semua itu adalah pilihan, bukan problematika jenis kelamin. Sebab kenyamanan pengakuan dari seorang lawan jenis, membutuhkan fase yang cukup panjang. Aku ibaratkan seperti perjuangan dalam mempersatukan Bangsa Jepang. Dikenal dengan Restorasi Meiji di Abad 17. Restorasi ini merupakan sebuah langkah bagi Jepang untuk memodernisasi diri menjadi negara besar.
Mutsuhito yang dikenal sebagai pemersatu Jepang menuju era Modernisasi. Begitupun Dengan sebuah langkah pemersatu hati, sehingga pahit manisnya kopi aku pilih sebagai cara menikmati kesendirian ini (dalam membesarkan hati, hehehe).

Aku ingat dulu, tentang kopi bagi para Aktivis. Kesendirian bukan merupakan cara meminum kopi, melainkan estetika dalam menikmati kopi.

Dalam hatiku yang sedang galau, aku bertanya kepada beberapa orang. Fikirkau dapat mengobati hati ini, diwktu kegelisahan sedang bergejolaknya.
aku tanyakan!

Apasih kekasih itu?

Apa artinya seorang kekasih?

lalu apa makna kekasih?

Aku memperolah definisi makna kekasih dari pendapat beberapa orang.
Ada yang berkata bahwa kekasih adalah orang yang dekat dengan dirimu, orang yang selalu ada di sisimu. kemudian yang lain lagi mengatakan bawha kekasih adalah pacarmu. Dia yang selalu memberimu perhatian dan motivasi dalam hidupmu.

Namun, tentu semua hal tersebut tidak dapat digunakan sebagai fondasi dalam memaknai tentang makna kekasih.
Semua manusia boleh mendefinisikan dengan narasi berbeda, dikarenakan semua orang mempunyai cara bagaimana mereka menggambarkannya.

Perjalanan hidup manusia selalu penuh makna dan batu rintangan. Seiring dengan sebuah hubungan yang mungkin digambarkan sepanjang Bengawan Solo. Tetapi manusia harus yakin dengan pilihan hidup. Meskipun ia memilih jomblo hingga akhir hayatnya.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon