Jumat, 31 Mei 2019

Pemuda Waktunya Memilih

Pesta Demokrasi pemilihan umum (Pemilu) tiggal menghitung hari, setelah beberapa tahapan yang telah dilalui oleh peserta pemilu mulai dari pendaftaran hingga masa kampanye, masyarakat umum khususnya pemuda tentunya sudah tahu siapa saja wajah-wajah calon pemimpin negara dan calon legislatif yang akan menjadi wakil mereka di parlement.

Sepanjang sejarah kepemimpinan bangsa Indonesia tidak lepas dari peran pemuda, gerakan-gerakan revolusioner selalu di gawangi oleh pemuda di masanya. Seperti pemuda angkatan 28 yang mempelopori Sumpah Pemuda, pemuda angkatan 45 yang mempelopori perjuangan kemerdekaan, pemuda angkatan 66 yang berhasil mengakhiri Oerde Lama dan pemuda angkatan 98 yang pada saat itu mampu menumbangkan Orde Baru.

Sampai hari ini, menjelang pemilu 17 April 2019 yang akan datang peran pemuda sangat penting bagi bangsa Indonesia sebab seperti yang diungkapan Soekarno bahwa “Masa depan bangsa ada di tangan pemuda”. Begitulah ungkapan Presiden Pertama Republik Indonesia itu, tentunya mengandung pesan moral yang sangat mendalam bagi pemuda untuk menjaga bangsa Indonesia dan melanjutkan kepemimpinannya.

Maka dari itu sebagai pemuda memiliki tanggung jawab untuk mensukseskan
Pemilu yang akan datang, harus mengambil peran bukan hanya sebagai penonton.

Sebagai warga negara pemuda diberikan hak untuk menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin dan wakil kita, dengan di berikannya “Hak Pilih” kepada kita, akan sangat rugi jika hak pilih tersebut tidak di gunakan sebaik mungkin.

Soe Hok Gie tokoh aktivis mahasiswa mengatakan “Hanya ada dua jalan mengikuti arus atau menjadi apatis, tapi aku memilih menjadi merdeka”, artinya disitulah penting bagi pemuda untuk mengambil sikap dan mengambil peran khususnya dalam pemilu mendatang.

Maka sebagai pemuda yang bebas dari kepentingan pragmatis pada tanggal 17 April 2019 mari kita datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan menggunakan hak pilih kita untuk memilih pemimpin dan wakil-wakil kita di parlement.

Selain menggunakan hak pilih, pemuda yang sejatinya adalah Agen Of Power yang memiliki kekuatan untuk merubah lingkungannya dalam hal ini harusnya mampu menjadi pelopor masyarakat untuk turut serta dalam mensukseskan pelaksanaan pemilu.

oleh: M. Hestu Widiyastana

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon